KOMPONEN KEPENDUDUKAN


MAKALAH DASAR KEPENDUDUKAN
TEORI KOMPONEN PENDUDUK



DOSEN :
NIA MUSNIATI, SKM., MKM

DISUSUN KELAS 1A :
Saptuti Mubarokah – 1905015019


FALKUTAS ILMU-ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF. DR. HAMKA JAKARTA
TAHUN AJARAN 2019/2020




BAB I

PENDAHULUAN
1. LATAR BELAKANG
           PENDUDUK  adalah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia (UUD 1945 Pasal 26 ayat 2). Kependudukan adalah hal ihwal yang berkaitan dengan jumlah, struktur, umur, jenis kelamin, agama, kelahiran, perkawinan, kehamilan, kematian, persebaran, mobilitas dan kualitas serta ketahanannya yang menyangkut politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Pengelolaan kependudukan dan pembangunan keluarga adalah upaya terencana untuk mengarahkan perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga untuk mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan mengembangkan kualitas penduduk pada seluruh dimensi penduduk.
           Perkembangan kependudukan adalah kondisi yang berhubungan dengan perubahan keadaan kependudukan yang dapat berpengaruh dan dipengaruhi oleh keberhasilan pembangunan berkelanjutan. Kualitas penduduk adalah kondisi penduduk dalam aspek fisik dan nonfisik yang meliputi derajat kesehatan, pendidikan, pekerjaan, produktivitas, tingkat sosial, ketahanan, kemandirian, kecerdasan, sebagai ukuran dasar untuk mengembangkan kemampuan dan menikmati kehidupan sebagai manusia yang bertaqwa, berbudaya, berkepribadian, berkebangsaan dan hidup layak.

2. TUJUAN 
1.  Pengertian demografi penduduk.
2.  Memahami perubahan suatu penduduk.
3. Mengetahui kepadatan penduduk. 
4. Mengetahui perubahan angka penduduk.

BAB II

PEMBAHASAN

 1.      PENGERTIAN DEMOGRAFI PENDUDUK
Demografi penduduk adalah semua orang yang menempati suatu wilayah hukum tertentu dan waktu tertentu, sehingga kita mengenal istilah penduduk tetap (penduduk yang berada dalam suatu wilayah dalam waktu lama) dan penduduk tidak tetap (penduduk yang berada dalam suatu wilayah untuk sementara waktu). Keadaan penduduk di suatu wilayah dalam jangka waktu tertentu selalu berubah-ubah karena dipengaruhi oleh:
a.       Jumlah kelahiran (fertilitas),
b.      kematian (mortalitas) dan
c.       perpindahan penduduk atau migrasi (mobilitas).
Untuk mendapatkan data kependudukan dilakukan dengan cara Sensus Penduduk, Registrasi Penduduk dan Penelitian (Survai) Penduduk. Pertumbuhan penduduk terjadi secara alami dan pertumbuhan penduduk total. Pada analisis demografis digunakan beberapa rumus untuk melakukan perhitungan pertumbuhan penduduk di suatu wilayah. Perhitungan pertumbuhan penduduk dilakukan untuk menunjukkan keadaan penduduk dilihat dari segi kuantitas. Walau demikian pertumbuhan penduduk sering diikuti oleh persebarannya kurang merata.
Jumlah penduduk di Indonesia Berdasarkan data Worldometers, Indonesia saat ini memiliki jumlah penduduk sebanyak 269 juta jiwa atau 3,49% dari total populasi dunia. Indonesia berada di peringkat keempat negara berpenduduk terbanyak di dunia setelah Tiongkok (1,42 miliar jiwa), India (1,37 miliar jiwa), dan Amerika Serikat (328 juta jiwa). Sebanyak 56% atau 150 juta jiwa dari penduduk Indonesia adalah masyarakat urban. Jumlah penduduk Indonesia terus tumbuh dari 261,1 juta jiwa pada 2016 menjadi 263,9 juta jiwa pada 2017. Pada 2018, jumlah penduduk Indonesia mencapai 266,7 juta jiwa.
Jumlah penduduk dunia saat ini mencapai 7,7 miliar jiwa. Jumlah kelahiran sejak awal tahun ini mencapai sekitar 45 juta jiwa, sedangkan penduduk yang meninggal sekitar 19 juta jiwa.

2.      PERUBAHAN KEPADATAN PENDUDUK
Suatu wilayah akan mengalami siklus seperti dibawah ini.
a.      Fertilitas
Adalah gambaran untuk mengetahui jumlah angka kelahiran hidup dalam suatu wilayah pada periode tertentu. Adapun factor yang dapat memengaruhi tinggi rendahnya tingkat kelahiran pada  suatu wilayah, baik yang bersifat mendukung maupun yang mempengaruhi. oleh karena itu kita akan mengetahu factor-faktor seperti berikut ini :
·         Factor pendukung angka kelahiran.
·         Factor yang menghambat angka kelahiran
·         Factor ekonomi
Adapun perhitungan angka kelahiran
·         Angka kelahiran kasar ( Crude Birth Rate )
·         Angka kelahiran umum ( General Fertility Rate )
·         Angka kelahiran berdasarkan Kelompok usia (Age Specific Fer. Rate)

b.      Mortalitas
Adalah indikator demografi dimana dalam hal ini membahas mengenai perhitungan kematian dalam sekelompok penduduk untuk mengukur angka kematian penduduk. Selanjutnya, data mengenai angka kematian penduduk tersebut digunakan untuk menimbangi angka kelahiran penduduk agar kepadatan penduduk di wilayah dan perwilayahan dapat dihitung secara akurat. Adapun factor dapat mempengaruhi angka kematian meliputi :
·         Keberhasilan proses persalinan
·         Usia ibu
·         Factor social, ekonomi, teknologi.
·         Lingkungan yang tidak sehat

c.       Migrasi
Adalah perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain. apabila perpindahan itu dari sebuah negara maka disebut dengan migrasi nasional. apabila perpindahan itu dari sebuah Negara ke suatu Negara lain maka disebut dengan nama migrasi internasional.
Adapun macam-macam migrasi seperti berikut berdasarkan tujuan :
·         Migasi 
·         Emigrasi, dan
·         Repatriasi
Dengan mengetahui demograsi ini maka kita tahu bagaimana distribusi suatu penduduk.







BAB III
PETUNUP
1.      KESIMPULAN
Demografi penduduk adalah semua orang yang menempati suatu wilayah hukum tertentu dan waktu tertentu, sehingga kita mengenal istilah penduduk tetap (penduduk yang berada dalam suatu wilayah dalam waktu lama) dan penduduk tidak tetap (penduduk yang berada dalam suatu wilayah untuk sementara waktu). Keadaan penduduk di suatu wilayah dalam jangka waktu tertentu selalu berubah-ubah karena dipengaruhi oleh:
a.       Jumlah kelahiran (fertilitas),
b.      Kematian (mortalitas) dan
c.       Perpindahan penduduk atau migrasi (mobilitas)
Dengan mengetahui pengertian dan factor-faktor yang mempengaruhi sebuah komponen-komponen seperti yang ada diatas demografi akan seiring tahun berubaha jumlah kepadatannya manfaat ini dapat kita ambil untuk mengukur siklus perubahan, pertumbuhan, penurunan, dan persebaran disuatu wilayah.

2.      SARAN
Memahami materi “TEORI KEPENDUDUKAN” Mungkin ini saja yang dapat penulis buat, meskipun penulisan ini jauh dari sempurna. Masih banyak kesalahan dari penulisan dan pemahaman ini, untuk itu saran dan kritik yang saya harapkan dari kekurangan penulis buat agar bisa menjadi motivasi untuk masa depan yang lebih baik dari pada sebelumnya.

DAFTAR PUSTAKA
Waluya Bagja , PERTUMBUHAN DAN PERSEBARAN PENDUDUK, (BBM 3)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DISTRIBUSI NORMAL